SANTAPAN HARIAN KELUARGA, MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024, EZRA 1 : 1 - 11 SUMBER DAYA UNTUK PEMBANGUNAN PELAYANAN
#shkgpmedisi08september2024, EZRA 1 : 1 - 11, SUMBER DAYA UNTUK PEMBANGUNAN PELAYANAN
Tema pemberitaan bulan ini : Gereja Bertumbuh dalam Kasih
Karunia Allah.
Gereja bertumbuh artinya gereja, yakni umat dan pelayan
mengalami kemajuan, mengalami perkembangan kearah yang lebih baik, baik
kuantiasnya: jumlahnya bertambah maupun kualitasnya: menjadi bermutu, bermakna
dan berdampak baik. Bertumbuh tidak mudah sebab ada tantangannya. Tetapi
bertumbuh menjadi mungkin sebab Allah memberikannya. Yang
memberi pertumbuhan adalah Allah. Aku menanam, Apolos Menyiram, tapi Allah yang
memberi pertumbuhan. Artinya, yang biking akang hidup, punya nilai bagi hidup,
punya buah untuk dinikmati itu Allah. Allah yang kasih akang.
Itu
berarti sumber dari segala daya, upaya dan kemampuan serta kemajuan itu adalah
Allah. Tidak ada
kemajuan di luar Allah. Tidak ada kemampuan di luar Allah. Semuanya bersumber
dari Allah. Maka secara khusus minggu ini, tema mingguan kita: Pendataan
Sumber Daya untuk Pembangunan Pelayanan, mendorong kita untuk
menginventarisir, mengenali, mendata semua sumber daya yang telah dikaruniakan
Allah bagi gereja, bagi umat dan bagi pelayan untuk pembangunan pelayanan.
Dalam rangka pendataan sumber daya, maka apa saja sumber
daya yang dimiliki oleh gereja, oleh umat dan oleh pelayan?.
Apa
yang gereja ini (umat dan pelayan) punya?
Yang
gereja punya adalah :
1.
Tuhan Allah. Allah di dalam Yesus
Kristus Tuhan. Sumber segala sesuatu. Yang mencipta segala sesuatu dengan
berfirman, memperlengkapi segala ciptaan itu dengan potensi diri, memenuhi
hidup ciptaanNya dengan menjamin hidup mereka dengan menggenapi setiap firman
yang disampaikanNya.
Perhatikan bacaan kita, Ezra kasih tahu melalui
bacaan ini bahwa :
Tuhan menggerakan
hati Koresh, raja Persia, untuk menggenapkan firman yang diucapkanNya oleh
Yeremia, bahwa setelah 70 tahun pembuangan akibat kesalahan dan dosa itu,
Israel akan dipulihkan.
Siapa yang gerakan
hati Koresh, raja Persia untuk kasih kesempatan Israel pulang kembali ke
Yerusalem dan bangun keutuhan hidup mereka sebagai umat pilihan Allah? Tuhan
Allah. Tuhan Allah yang Israel percayai, yang Israel khianati, yang Israel
duakan, tetapi yang tetap setia dan menjamin kehidupan dan masa depan mereka
sebagai umat pilihanNya. Tuhan Allah yang menggerakan hati Koresh untuk juga
menyadari dan mengaku bahwa semua yang diterimanya, kekuatan dan kekuasaan yang
dia terima adalah karena kasih karunia Allah, pemberian Allah. Allah yang mana?
Allahnya Israel. Allah yang menggerakan Koresh untuk mengizinkan Israel pulang
ke Yerusalem dan membekali mereka yang pulang itu dengan berbagai kebutuhan
untuk yang mereka perlu untuk membangun kembali hidup mereka termasuk
mengembalikan kembali perlengkapan rumah Tuhan yang turut diangkut pada zaman
Nebukadnezar.
Maka jangan takut
percaya kepadaNya dan jangan ragu berpegang pada FirmanNya. Ia yang berfirman
dan Ia yang akan menepati. Ia setia terhadap janji-janjiNya. Ia, Tuhan Allah,
akan melakukanNya dengan caraNya. Maka jangan ragu percaya kepada-Nya. Semua
yang terjadi dalam hidup ini ada dalam kendaliNya. Jika Ia izinkan maka segala
sesuatu terjadi. Bahkan kehidupan yang lebih baikpun terjadi hanya atas
kehendakNya.
Kita bertumbuh saat
kita percaya hanya kepadaNya dan berpegang pada FirmanNya. Apakah kalau Ia
berfirman akan memulihkan hidup kita, memberkati kita dan Ia tidak melakukanNya?
Ia bisa pakai siapapun untuk melakukanNya. Ia bisa pakai cara apapun untuk
mengembalikan yang telah hilang karena kekuasaanNya tidak terbatas, semua
pemerintah, penguasa dan kekuasaan ada di dalam tanganNya dan dengan firmanNya
mengandung kebenaran dan hidup itu, Ia akan melakukanNya.
2.
Yang gereja punya adalah, Umat dan Pelayan yang dikarunia berbagai macam sumber
daya atau potensi diri.
Bacaan kita
menegaskan bahwa hal berikut yang kita miliki, yang Allah anugerahkan adalah
Kepala Keluarga, Para Imam dan berbagai barang dan perkakas serta penduduk yang
turut menyokong. Kepala Keluarga, para imam dan orang-orang Lewi adalah
orang-orang atau kelompok orang yang juga turut digerakkan Allah untuk pulang
dan mendirikan rumah Tuhan di Yerusalem.
Setiap Kepala Keluarga adalah sumber daya untuk
pembangunan pelayanan. Maka Kepala-kepala keluarga, sadarlah bahwa diri kita
berperan penting terhadap Pembangunan kehidupan kita baik secara pribadi maupun
Persekutuan. Bergeraklan untuk memperlengkapi diri dan anggota keluarga dalam
spirit hidup sebagai umat pilihan Allah yang sadar betul bahwa Allah turut
bekerja bersama untuk Pembangunan itu.
Para imam atau kelompok imam, yaitu orang-orang
yang Tuhan perlengkapi dan pakai dalam Pembangunan pelayanan, marilah kita
tergerak untuk bersama-sama melakukan sesuatu yang terbaik baik hidup bersama
yang bermutu bagi kemuliaan Nama Tuhan. Bahkan mereka yang telah terpilih dan
menyatakan kesediaannya menjadi bakal calon Diaken dan Penatua, siapkanlah diri
untuk pekerjaan Pembangunan rumah Rohani.
Dan, semua kita, Tuhan perlengkapi dengan berbagai karunia, potensi, talenta, maka marilah kita bergerak bersama dengan apa yang ada pada kita untuk Pembangunan Pelayanan di gereja ini dan di tengah masayarakat, bangsa dan negara ini.
Doa : Tuhan Yesus mampukanlah kami untuk sadar dan tetap percaya kepadaMu
