SANTAPAN HARIAN KELUARGA, Minggu, 15 Desember 2024, Yesaya 61 : 1 - 11, Tahun Rahmat Tuhan Akan Datang, Bersukacitalah!

ADOLOF FARIMAN Berita Sumber Kasih 14 Desember 2024 5103 kali SANTAPAN HARIAN KELUARGA, Minggu, 15 Desember 2024, Yesaya 61 : 1 - 11, Tahun Rahmat Tuhan Akan Datang, Bersukacitalah!

#shkedisi15desember2024,

Tema minggu ini adalah: Tahun rahmat Tuhan akan datang, Bersukacitalah!

Tahun rahmat Tuhan adalah saat dimana Tuhan pasti menjawab berbagai keluh kesah, penderitaan dan kekuatiran serta pergumulan berat dengan kasih karunia dan rahmat-Nya dan bagi kita orang Kristen, Yesus menjaminnya dengan menyatakan bahwa nubuat itu telah digenapi. Nubuat yang disampaikan oleh Yesaya beberapa abad lalu dinyatakan oleh Yesus digenapi  saat pada suatu hari Sabat, Ia masuk ke dalam rumah ibadat di Nazareth dan membacakan kitab nabi Yesaya ini: Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh karena  Ia telah mengurapi Aku…… sebagaimana yang bisa dibaca di dalam Lukas 4 : 18, 19 dan 21. Tentu ini sebuah kabar baik yang akan direspon dengan sukacita.

Tentang Sukacita, tentu setiap orang ingin bersukacita. Tidak ada seorang pun yang ingin dalam hidupnya dipenuhi dengan situasi-situasi yang susah dan penuh dengan duka. Dan orang bersukacita karena ada sebabnya.

Apa sebabnya?

Sebabnya adalah Tahun Rahmat Tuhan sudah tiba.

Yesaya melalui bacaan kita hari ini menyerukan  bahwa di tengah berbagai ancaman kehidupan, kekerasan dan penindasan kepada umat, sekarang mereka harus bersukacita.

Mengapa mereka diminta untuk bersukacita?

Alasannya adalah karena Tahun rahmat Tuhan sudah tiba.

Tahun rahmat Tuhan seperti apa yang sudah tiba yang membuat mereka harus bersukacita?

Bahwa Melalui Yesaya, Allah menyampaikan kabar baik kepada bangsa Yehuda, bahwa :

1.    Allah Tidak hanya membebaskan mereka dari pembuangan, tetapi juga memulihkan kehidupan mereka menjadi satu bangsa.

2.    Tahun rahmat Tuhan yang dikiaskan sebagai tahun Yobel, di mana tahun itu merupakan tahun pembebasan dari semua hutang dan dimerdekakan dari perhambaan. Tahun penuh sukacita yang dinanti oleh setiap orang dari bangsanya.

3.    Maka Respons bangsa Yehuda ketika mendengar ini semua adalah mereka mengenakan pakaian pesta sebagai ganti kain kabung dan menyanyikan puji-pujian sebagai ganti semangat mereka yang pudar supaya orang menyebut mereka "pohon tarbantin kebenaran".
Pohon Tarbantin merupakan pohon besar di Timur Tengah dengan akar yang kuat.
Fungsi akar itu untuk menyokong berdirinya pohon serta menyerap air dari dalam tanah untuk kehidupannya. Pohon ini istimewa karena dapat bertahan saat musim kering dengan akarnya yang sangat dalam. Alkitab mengibaratkan pohon tarbantin sebagai tanaman Tuhan untuk memperlihatkan keagungan-Nya. Bahwa dalam keagungan-Nya, IrahmatNya akan sungguh nyata. Bahwa mereka akan seperti pohon terbantin yang memiliki akar yang kuat sehingga mereka tetap berdiri kokoh dan akan menikmati kehidupan yang telah disediakan Allah bagi mereka dan mereka akan dapat bertahan dalam segala situasi.

Hadirnya Tahun rahmat Tuhan adalah bukti nyata tentang pemberitaan kabar baik dan kabar pembebasan. Semua orang yang menerima dan merasakannya terpanggil ikut berjuang untuk pembebasan dan menegakkan keadilan di tengah masyarakat sehingga semua orang dapat bersukacita sebab mereka merasakan karya Allah.

Kini kita telah memasuki minggu adventus ke-3. Dengan warna liturgis Mermud (merah muda) yang secara liturgis berarti lambang penyesalan dan pertobatan. Bahwa di minggu penantian ini, kita mensyukuri kasih karunia Allah yang besar yang sudah nyata dalam hidup bahwa kita hidup sampai saat ini hanya oleh rahmatNya. Ia telah melepaskan kita dari berbagai dosa dan sengsara walaupun kita tidak layak untuk itu. Ia memberikan kepada kita pengharapan di tengah keputusasaan. Maka kitab oleh bersukacita. Bagaimana kita mengekpresikan sukacita itu?

-       Hidup dalam pertobatan. Pergi dan jangan berbuat dosa lagi.

-       Apapun keadaan kita, apakah kita masih dipenuhi dengan berbagai ancaman hidup, penindasan, dan kesusahan dalam berbagai bentuk, jangan pernah ragu untuk percaya kepada Allah di dalam nama Tuhan Yesus yang akan kita rayakan kelahiranNya. Percayalah padaNya sebab Roh Allah ada padaNya dan Roh itu pula yang akan memampukan kita untuk memenuhi panggilan beriman kita sehingga bersama-sama kita bersukacita sebab tahun rahmat Tuhan akan turut kita rasakan melalui kelahiranNya yang membawa sukacita dan mendatangkan kebahagiaan.

-       Nyatakanlah sukacita itu dengan teruslah bertumbuh. Hadirkanlah sukacita itu dalam keluarga sehingga seisi keluarga kita terlebih anak-anak kita juga menikmatinya. Bagaiamana menghadirkannya? Berilah perhatian dan kasih sayang  supaya keluarga kita menjadi keluarga yang diberkati.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin