SANTAPAN HARIAN KELUARGA, RABU, 28 AGUSTUS 2024 : KEJADIAN 27 : 5 - 17

ADOLOF FARIMAN Berita Sumber Kasih 28 Agustus 2024 1022 kali SANTAPAN HARIAN KELUARGA, RABU, 28 AGUSTUS 2024 : KEJADIAN 27 : 5 - 17

#shkgpmedisi28agustus2024, KEJADIAN : 27 : 1 - 4  - MERAIH JANJI ALLAH DENGAN CARA YANG SALAH

Allah menepati janji memberkati Ishak dan keluarganya dengan berbagai berkat dan salah satu berkat yang dijanjikanNya adalah berkat keturunan atau memiliki anak. Allah melakukannya bagi Ishak dan Ribka dengan memberikan Esau dan Yakub. Mereka, Esau dan Yakub bahkan dilahirkan dilengkapi  dengan talenta masing-masing dengan tujuan agar dengan talentanya mereka dapat memuliakan Allah. Maka orangtua memiliki peranan yang penting dalam keluarga untuk membina agar talenta-talenta itu kemudian dapat tersalur dan dipergunakan untuk jadi berkat.

Ishak dan Ribka, tidak lepas dari tanggungjawab itu. Mereka berbagi peran dalam membina Esau dan Yakub untuk mengembangkan talenta mereka. Berbagi peran itu baik namun dapat berakibat tumbuhnya kasih sayang yang keliru yang berbeda pada anak karena kedekatan dapat mempengaruhi rasa dan emosi. Ini yang terjadi pada keluarga Ishak dan Ribka. Di saat usia mereka telah menua, mata Ishak telah kabur sehingga ia tidak dapat melihat,  ia berkeinginan untuk memberi berkat sulungnya kepada Esau, dengan memintanya membuat makanan dari hasil buruannya. Namun ketika Ribka mendengar hal itu, ia pun mencari jalan keluar sendiri bagi anak kesayangannya. Ia berusaha menipu Ishak, sebab menurutnya Yakub yang berhak mendapatkan hak kesulungan. Ia bahkan berkata, bahwa ia rela menanggung kutuk dari Ishak, jika ternyata Yakub ketahuan membohongi ayahnya. Dengan sungguh–sungguh mereka merencanakan untuk menipu Ishak agar memberikan berkat tersebut bagi Yakub. Hal ini diakibatkan oleh karena Ribka terlalu mengasihi Yakub daripada Esau.

Anak adalah berkat dari Tuhan. Maka anak harus di jaga, dirawat, dibina, dididik secara bersama agar mereka dapat menjadi berkat dan memuliakan Tuhan. Hatilah-hatilah dalam berbagi peran mendidik anak. Boleh berbagi peran dalam mendidik, tetapi anak harus mendapat perhatian dan perlakuan yang sama dan merata dari papa dan mama. Kasih sayang itu dapat tumbuh karena kedekatan, kekentalan hubungan atau relasi. Maka bangunlah hubungan yang sama dan mereka dalam keluarga.

Kisah ini juga menegaskan bahwa boleh memiliki keinginan memperoleh sesuatu asal keinginan itu diikuti dengan cara-cara yang benar pula sebab terlalu sering karena menginnginkan sesuatu, banyak orang menggunakan cara yang salah. Apapun keinginan kita, sepanjang tidak bertentangan dengan yang dikehendaki Tuhan, berusahalah dengan cara-cara yang benar untuk peroleh.