SANTAPAN HARIAN KELUARGA, SABTU, 14 SEPTEMBER 2024, EZRA 2 : 68 - 70, SUKARELA MENOPANG PEKERJAAN PELAYANAN

ADOLOF FARIMAN Berita Sumber Kasih 14 September 2024 698 kali SANTAPAN HARIAN KELUARGA, SABTU, 14 SEPTEMBER 2024, EZRA 2 : 68 - 70, SUKARELA MENOPANG PEKERJAAN PELAYANAN Pemasangan Batako Gereja Darurat Christy

#shkgpmedisi14september 2024, Ezra 2 : 68 - 70, Sukarela Menopang Pekerjaan Pelayanan

Bacaan hari ini mengkisahkan tentang sikap kepala daerah, kepala suku bangsa, kepala kaum/mata rumah bangsa Israel yang baru tiba di Yerusalem pasca Pembuangan di Babel, justru langsung memberikan sumbangan sukarela untuk pembangunan rumah Tuhan. Mereka dengan sukarela memberi dari kekurangan yang dimiliki dengan tujuan menopang proses pelayanan.

Kenyataan saling memberi dengan sukarela ketika tiba di Yerusalem menjadi menarik sebab alkitab menegaskan memberi dengan sukarela sekadar (sesuai ukuran, sesuai standar) kemampuan, hendak menegaskan tentang prinsip memberai yang sesuangguhnya yaitu memberi dengan ketulusan hati dan bukan karenan paksaan atau iri hati terhadap pihak manapun yang memberi lebih besar.

Kenyataan yang sama juga harus dipahami dalam proses pelayanan saat ini dimana hidup penuh dengan berbagai macam beban hidup tetapi semua itu tidak menjadi alasan untuk memberi dengan sukarela karena setiap orang beriman terpanggil untuk menopang pekerjaan Allah secara sukarela. Dalam kenyataan hidup seperti sekarang ini, sedikit sekali orang yang bersedia memberi secara sukarela sama seperti yang dilakukan oleh orang Israel yang baru saja kembali dari pembuangan yang hidup dalam tekanan-tekanan tetapi tidak segan-segan memberi untuk pembangunan rumah Tuhan.

Memberi dari kekurangan untuk menopang pekerjaan pelayanan adalah wujud dari kesadaran diri sebagai orang-orang beriman bahwa Allah dalam kekayaanNya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati maka kita akan memberikan dengan penuh sukacita tanpa paksaan. Apa yang ada pada kita, berilah untuk dipakai bagi pengembangan pelayanan agar nama Tuhan dimuliakan. Ingatlah bahwa memberi dari kekurangan tidak akan membuat kita kehabisan berkat, sebab kita memberi kepada pekerjaan dari Sang Pemberi berkat. Apapun dan berapapun itu, berilah dengan sukarela dan penuh kesungguhan hati. Tuhan memberkati.