GEDUNG GEREJA CHRISTY NATALIA DIBONGKAR, AKTA PEMBONGKARAN OLEH KETUA KLASIS GPM PULAU AMBON

ADOLOF FARIMAN Berita Sumber Kasih 25 Agustus 2024 1364 kali GEDUNG GEREJA CHRISTY NATALIA DIBONGKAR, AKTA PEMBONGKARAN OLEH KETUA KLASIS  GPM PULAU AMBON Kebaktian Minggu sekaligus akta pembongkaran Gedung Gereja Christy Natalia. Doc. Dkn. V.eky Noya

Jemaat GPM SUmber Kasih : Akta Pembongkaran Gedung Gereja Christy Natalia

Hari ini minggu, 25 Agustus 2024, dalam kebaktian jam 09.00 WIT, dilaksanakan akta pembongkaran Gedung Gereja Christy Natalia (baca: gereja Christy) Jemaat GPM Sumber Kasih oleh Ketua Klasis GPM Pulau Ambon, Pdt. A. Beresaby. Gedung Gereja ini telah digunakan sejak diresmikan tanggal 20 Desember 1998 oleh Ketua Sinode Gereja Protesta Maluku, Pdt. S. P. Titaley dan telah digunakan untuk menjadi sarana pembinaan bagi pertumbuhan iman umat dan pelayan yang berada di Gereja Protestan Maluku.

Awal pembangunannya, gereja Christy diinisiasi oleh Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Ranting Christy Natalia Cabang Rehoboth 3 untuk menjadi ruang sekretariat Angkatan Muda. Namun kemudian, lahirlah ide untuk menjadikannya sebagai gereja dengan mempertimbangkan realitas warga gereja di wilayah sekitar (Sektor Anugerah Christy Natalia, Sektor Efrata Christy Natalia, Sektor Elshaddai dan sektor Bethabara) yang belum memiliki gedung gereja sehingga khususnya orangtua lanjut usia sedikit beribadah di gereja.

Dengan mempertimbangkan pula aspek kualitas layanan dan jumlah warga jemaat bila dibandingkan dengan daya tampung gereja Christy maka gereja Christy diagendakan untuk di renovasi. Panitia telah dibentuk untuk maksud itu dan telah menyiapkan tempat kebaktian sementara yang direncanakan akan digunakan tanggal 1 September 2024.

Hari ini, Pdt. A. Beresaby, sebagai pimpinan gereja, mengaktakan pembongkarannya dalam kebaktian minggu. Dalam Khotbahnya yang didasarkan pada 1 Samuel 2 : 11 - 26, Pendeta Beresaby menegaskan tiga hal penting, antara lain :

Pertama, Hofni dan Pinehas telah menggunakan pengaruh orangtua dan juga pengaruh mereka untuk menjadi jahat dalam rumah Tuhan. Dari dalam rumah Tuhan, mereka gunakan kedudukan mereka dan orangtua untuk  mempengaruhi orang lain berbuat jahat dan mereka lakukan secara terbuka. Mereka pake kedudukan yang Tuhan karuniakan untuk tidak menghormati Tuhan. Maka mari, pake kedudukan, pengaruh dan berbagai potensi yang Tuhan karuniakan untuk melaukan hal baik kepada Tuhan, termasuk untuk pekerjaan pembangunan gereja serta berbagai aktifitas dan kerja dalam kehidupan keseharian kita.

Kedua, Menjadi pelayan dalam rumah Tuhan itu adalah kesempatan untuk pengaruh mempengaruhi, maka perilaku kita untuk tumbuh dan menghormati Tuhan menjadi penting. Mereka yang menghormati Tuhan, pasti mereka disukai oleh Tuhan dan mereka yang disukai oleh Tuhan mereka pasti disukai manusia. Dan,

Ketiga, Jadilah Imam dalam rumah Tuhan. Elkana telah menyerahkan anaknya kepada Tuhan. Maka kita diingatkan untuk terus jaga perilaku kita, papa dan mama jangan berhenti bicara dan kasih ingat anak-anak kita. Berpola pada Kristus sebagai teladan, mari kita rela berkorban bukan rela mengorbankan. Tempatkan Tuhan jadi pusat dalam rumah dan dalam hidup kita. Kalau Tuhan jadi pusat maka rumah-rumah kita kokoh. Kalau rumah-rumah kita kokoh maka gereja yang nanti akan kita bangun ini pun akan jadi kokoh. Mari kita melakukannya dengan sukacita dan dalam kasih karunia Tuhan.


Comments (1)

Els Metekohy 25 Agustus 2024 13:41:22

Tuhan Yesus menolong panitia dan jemaat Sumber Kasih saling menopang dengan menempatkan Tuhan sebagai pusat dalam rumah dan hidup kita. Amin

ADOLOF FARIMAN 02 November 2024 20:55:54

@Els Metekohy, Terima kasih atas doanya.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin