SANTAPAN HARIAN KELUARGA, Jumat, 28 Februari 2025, 2 Timotius 2 : 1 - 13, Pejuang Iman

ADOLOF FARIMAN Renungan Harian 28 Februari 2025 7125 kali SANTAPAN HARIAN KELUARGA, Jumat, 28 Februari 2025, 2 Timotius 2 : 1 - 13, Pejuang Iman

#shkgpmedisiakhirlanfebruari2025,

Adakah yang mau mengalami penderitaan?

Pada umumnya orang akan menjawab tidak. Namun, apakah ada hidup tanpa penderitaan? Rasanya tidak. Setiap orang pasti punya penderitaannya sendiri. Lazimnya, orang berusaha melepaskan diri dari penderitaan. Namun, orang percaya justru dipanggil untuk siap menderita. Karena itu mereka harus kuat, di dalam dan bersama Tuhan.

Perikop 2 Timotius 2:1-13 berisi nasehat Paulus kepada Timotius “anak rohaninya” agar menjadi kuat imannya dengan mengikuti Yesus Kristus sebagai teladan dan tetap taat menderita dengan mengikuti contoh yang diberikan oleh Paulus, yakni panggilan untuk tabah dalam derita.

Nasehat Paulus ini berkaitan dengan ancaman penganiayaan yang kejam oleh pemerintah Romawi terhadap jemaat Kristen mula-mula  dan pengaruh dari ajaran sesat yang membingungkan, yang berbeda dengan berita injil yang diberitakan oleh Paulus (Band. 1 Timotius 1:3-33; 4:1-16). Semua nasehat ini dikuatkan dengan tiga macam gambaran dari kehidupan militer, dari dunia atletik, dan dari bidang pertanian.

Dalam ayat 3-4, orang Kristen diumpamakan seperti prajurit yang berjuang dalam perang. Sama seperti cara prajurit yang tahan menghadapi penderitaan di medan perang, begitu juga orang Kristen harus tahan menghadapi penderitaan yang terjadi karena setia pada imannya, Sama seperti seorang prajurit taat kepada komandannya, demikian juga orang Kristen harus taat kepada Kristus dalam segala hal.

Orang yang memberitakan injil disebut “seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus”, karena hal itu tidaklah mudah, tantangan serta hambatan senantiasa menghadang. Namun ia rela menanggung derita demi mengabarkan injil Yesus Kristus, Sebagai penggenapan janji Allah dan berita keselamatan bagi manusia, Perjuangan Paulus menjadi contoh. Ia dipenjara namun firman Allah tidak dapat dibelenggu. Paulus terus berkarya dengan sabar demi membimbing sesama kepada keselamatan. Semangat dan perjuangan semacam inilah yang ingin ditularkan Paulus kepada Timotius dan jemaat Allah pada saat itu.

Dalam ayat 5, orang kristen diumpamakan seprti seorang olahragawan: sebagai seorang atlit yang berlomba dengan menuruti peratauran olah raga dengan baik, maka dia akan tampil sebagai pemenang sejati. Kehidupan orang Kristen yang taat pada kehendak Tuhan (Firman) akan memperoleh mahkota kehidupan yang kekal.

Dalam ayat 6, orang Kristen diumpamakan sebagai petani yang harus bekerja keras dan sungguh-sungguh dalam pelayanan menggembalakan jemaat supaya Allah memberikan hasil dari jerih payah seseorang (Band. 1 Korintus 15:58). 

Melalu bacaan hari ini, kita diajak untuk tetaplah bertumbuh dalam ketekunan, sebagaimana tema mingguan kita,  agar kita memiliki karakter bertahan dan bersabar dalam penderitaan sambil berpengharapan teguh kepada Yesus Kristus serta tetaplah  melakukan pekerjaan pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita dengan taat dan setia  ibarat  pejuang iman yang setia untuk memberitakan tentang keselamatan meski menghadapi berbagai penolakan dan rintangan. Yesus memanggil kita untuk menyatakan kemuliaan-Nya supaya kita memperoleh mahkota kemuliaan-Nya pada waktunya. 

Selamat mengakhiri bulan februari bersama kasih Tuhan dan selamat berjuang dalam iman dan pengharapan kepada Allah dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Doa : Terima kasih Tuhan untuk penyertaanMu bagi kami hingga akhir februari. Kami akan melangkah, maka jalanlah bersama kami di bulan yang baru dan tolong kami sebagai pejuang iman agar tetap beriman dan berpengharapn hanya kepadaMu. Amin.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin