SANTAPAN HARIAN KELUARGA, Selasa, 25 Februari 2025, Kisah Para Rasul 26 : 1 - 7, Bersaksi di Tegah Himpitan
#shkgpmedisi25februari2025
Biasanya, ketika seseorang berada dalam situasi genting dan tertindas, jati dirinya akan terlihat. Entah dia marah, entah dia membela diri. Tidak demikian dengan Paulus. Paulus, meskipun dalam keadaan terjepit, tidak mementingkan dirinya sendiri. Paulus malah menggunakan kesempatan itu untuk memberitakan injil. Paulus bercerita tentang pertobatannya kepada raja Agripa. Selain menceritakan pertobatan dan panggilannya, Paulus juga mengajak raja Agripa untuk percaya kepada Yesus. Paulus tidak peduli dengan kondisi dirinya. Ia justru sangat peduli dengan orang-orang yang dia hadapi, karena mereka adalah orang-orang terhilang yang perlu diselamatkan. Adakah kepedulian kepedulian terhadap orang-orang yang terhilang yang ada di sekitar kita juga kita miliki?
Seperti Paulus yang di tengah himpitan sekalipun tetap memberitakan tentang keselamatan, marilah kita juga melakukan hal yang sama. Baik ataupun tidak baik keadaan kita, tetaplah bersyukur dan tetap nyatakan kebaikan Tuhan bagi sesama. Mintalah pertolongan Tuhan, agar kita mampu untuk melakukannya.
Doa : Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk terus bersaksi dan memberitakan injil dalam setiap keadaan hidup kami. Amin.
